Selasa, 08 Mei 2012

RENUNGAN PERNIKAHAN

*-"**RENUNGAN PERNIKAHAN *""*- "Untuk suami Renungkanlah..... Pernikahan menyingkap tabir rahasia , Istri yang kau nikahi tidaklah semulia khadijah,tidak setaqwa Aisyah pun tidak setabah fatimah ,justru istrimu hanyalah wanita Akhir zaman yang punya cita-cita menjadi sholeha Pernikahan menyadarkan akan kewajiban bersama Istrimu menjadi tanah,kamu langit penaungnya istri ladang tanaman ,kamu pemagarnya Istrimu ibarat ternak ,kamu pengembalanya istri adalah murid ,kamu mursyidnya istri bagaikan anak kecil,kamu tempat bermanjanya dan berkeluh kesahnya dan ketika istri menjadi Racun ,kamulah penawar bisanya Seandainya istri tulang rusuk yg bengkok ,berhati-hatilah meluruskanya Pernikahan menginsafkan kita perlunya keimanan dan ketaqwaan untuk belajar meniti ridho Allah SWT,karena memiliki istri yg tak sehebat mana justru kamu akan tersentak dari alfa Kamu bukanlah Rasululloh SAW pun bukan Sayyidina Ali karramallahuwajjah ,kamu cuma suami akhir zaman yang mencoba untuk menjadi suami yg sholeh Aamiin "Untuk Istri Renungkanlah..... pernikahan menyingkap tabir rahasia Suami yang menikahimu tidaklah semulia Muhammad SAW ,tidak setaqwa Ibrahim,pun tidak setabah Ayub apalagi setampan Yusuf justru suamimu hanyalah lelaki akhir zaman yang punya cita-cita membangun keturunan yang sholeh Pernikahan menyadarkan akan kewajiban bersama Suami menjadi pelindung,kamu penghuninya Suami adalah nahkoda kamu pengemudinya Saat suami seorang raja ,kamu dapat merasakan anggur singgasananya dan ketika suami menjadi Racun ,kamulah penawar bisanya sungguh tatkala suami sebagai inti jantung keluarga ,maka antilah rusuk pelindungnya seandainya suami bengis Atou langcang maka...berhati-hatilah meluruskanya pernikahan menginsyafkan kita perlunya keimanan dan ketaqwaan untuk belajar menitk Ridho Allah SWT karena memiliki suami yg tak sehebat mana justru kamu akan tersentak Alfa kamu bukanlah khadijah yg sempurna dlm menjaga pun bukan hajar yg sentiasa setia dalam sengsara kamu cuma wanita akhir zaman yg mencoba untuk menjadi istri sholeha Aamiin semoga Allah mengumpulkan yg berserakan dari keduanya ,memberkati mereka berdua ,kiranya Allah meningkatkan kualitas keturunan mereka mebjadikan pembuka pintu rahmat,sumber ilmu dan niknat serta rasa aman(Doa Rasululloh saat pernikahan putrinya dengan Ali bin Abi tholib) semog menjadi renungan berharga khususnya bagi yg akan menapaki jenjang Rumsh tangga juga untuk yg bergelar istri sema InsyaAllah Aamiin

Senin, 07 Mei 2012

"*JaDiLaH MuSliMah YaNg Cantik -*""*

Cantik lahirnya ...juga cantik batinnya hmm...tentunya dambaan dan keinginan setiap wanita muslimah ...berikut ada tips cantik untuk muslimah yang ingin cantik semoga bermangfaat InsyaAllah 1)Jadikanlah GANDUL BASHAR (menundukan pandangan) sebagai celak bagi kedua belah Alis mata kalian ,InsyaAllah pandangan visual akan menjadi makin jernih dan bening 2) Oleskan lipstik KEJUJURAN dan kebenaran(alhaq) pada ulasan bibir delima kalian InsyaAllah ukiran senyuman kalian akan bertambah manis dan dihargai sesama 3)Bedakanlah raut wajah kalian dengan kosmetik yang berasaskan MALU dan KEADABAN InsyaAllah kesederhanasn Lahiriyah yang kalian biaskan itu akan menyejukan mata yang memandang 4 )Lumurkan sabun ISTIGHAR keseluruh anggota badan lainya InsyaAllah ia bisa mengikis daki kotoran dosa dan kesalahan yang kalian lakukan 5 )Rawatlah Rambut kalian dengan Hijab Islami ,InsyaAllah ia akan menyelimuti Azaraul jasad sang hawa daripada menjadi mangsa kerakusan insan yang terlepas daripada tambatan keimananya 6 )Sarungkanlah keduabelah telapak tangan dengan selendang SEDEKAH dan jari-jari kalian dengan CINCIN UKHUWAH ISLAMIYYAH insyaAllah kelak kalian akan temui warga sholihin yg nilainya melangkahi segunung emas permata 7 )Alunkanlah kemerduan dan kesyahduan suara kalian dengan TILAWATIL QUR'AN dan ZIKRULLAH InsyaAllah berkat kekhusyuan dan penghayatan Halwatul Iman akan dikecapi dalam roh kaluan sebagaimana lidah 8)luruskan postur tubuh badan kalian dengan ketulusan dalam menunaikan ibadah sholat dan pengibadatan dalam menunaikan sholat dan pengibadatan kepada yg Esa InsyaAllah Takkan Dia sia-siakan keikhlasan dan keistiqomahan kalian dalam keredhaanNYA 9)hembuskan nafas tauhid wa taqarrarub Illalah SWT kedalam rub dan sanubari kalian InsyaAllah takjan kalian rasa ketandusan kasih sayang maupun kegelisahan dlm kehidupan INSYAALLAH AAMIIN

Minggu, 06 Mei 2012

CINTA SUCI

Bagi kita, cinta tidak semurah tayangan sinetron atau bacaan picisan dalam novel-novel. Bagi kita, cinta merupakan kemuliaan yang Allah tetapkan untuk pejuang dakwah. Cinta lah yang melandasi dakwah dan jaminan kemuliaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Cinta lah yang mengeksiskan kita dengan beban berat amanah ini. Maka jagalah perasaan itu tetap suci dan mensucikan.

Beristighfarlah

••► Setiap hari diri kita sering melakukan dosa, namun,,, ••► Jarang sekali kita ber-Istighfar untuk menghapuskan dosa tsb. ••► Setiap hari diri kita sering menyanyi menghibur Hati, namun,,, ••► jarang sekali kita Zikir untuk menenangkan Hati ini. ••► BERAMALLAH PADA SAAT INI KARENA KITA TIDAK PERNAH TAHU BILA AJAL DATANG MENJEMPUT DIRI !

Kamis, 03 Mei 2012

IBU & KARAKTER ANAK

Kedekatan ibu dan anak semenjak interaksi dari melahirkan,menyusui sampai anak-anak menginjak dewasa,mengokohkan pentingnya ibu ketika mengajarkan anak pada pribadi mengikuti Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Melatih anak cara berkomunikasi,bertanggung jawab serta menjadi seorang pemimpin yang bijak. Tentu itu semua tidak akan mampu dilakukan tanpa adanya ikut campur tangan ibu didalamnya. Maka pandangan sebelah mata pada fitrahnya seorang ibu, sebenarnya tak bisa dijadikan landasan bahwa menjadi seorang Ibu Rumah Tangga itu hanya sekedar “dapur” dan “kasur”. Namun dibalik itu semua ada sebuah peran penting untuk mendidik anak-anaknya sehingga dia kelak mampu menjadi penegak panji Islam. Dan tentu saja, kelak anak-anak sholeh lah yang akan mendoakan ibu bapaknya.

Rabu, 02 Mei 2012

Disunnahkan Mengeraskan Suara Adzan, Bukan Dengan Sayup-sayup

Disunnahkan Mengeraskan Suara Adzan, Bukan Dengan Sayup-sayup Oleh: Badrul Tamam Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya. Ciri akhir zaman, di antaranya, diangkatnya ilmu. Maknanya bukan dicabut secara langsung dari dada manusia. Namun dengan diwafatkan ulama. Jika sudah tidak ada ulama yang sesungguhnya, maka manusia mengangkat orang yang jahil sebagai pemimpin dalam beragama. Mereka meminta fatwa kepadanya. Akibatnya, pemimpin yang jahil tersebut sesat -karena kejahilannya- dan menyesatkan manusia secara umum dengan fatwanya. Demikianlah realita yang terjadi di masyarakat. Saat kepemimpinan suatu negeri dipegang orang yang jahil terhadap agama, maka ia diundang dan didaulat memberikan arahan. Lebih parah lagi yang meminta arahan adalah orang-orang yang dipercaya umat dalam urusan agama. Bahkan dikaitkan dengan tempat mulia umat Islam, yakni masjid. Sehingga arahan yang diberikan tentunya jauh dari kebenaran yang sesungguhnya karena ia orang yang benar-benar tidak menguasai urusan agama. [Silahkan baca: MUI: Azan Sayup itu Wacana Wapres Saja dan Tak Sesuai Syariat Islam] Disunnahkan Mengeraskan Suara Azan Adzan adalah ibadah dan termasuk syi'ar Islam yang masyhur dan teragung. Amalan ini terus dilaksanakan semenjak disyariatkannya sampai wafatnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Baik ketika malam maupun siang. Baik ketika bepergian maupaun bermukim. Tidak pernah terdengar bahwa beliau pernah meninggalkannya atau memberikan dispensasi untuk tidak mengerjakannya. Disunnahkan mengeraskan suara adzan sehingga sampai ketelinga manusia yang belum hadir di masjid. Baik dengan meninggikan suara atau dengan menggunakan pengeras. Agar maksud adzan yang sebagai panggilan shalat tercapai. Inilah madhab Syafi'i, Hambali, dan satu pendapat dari Hanafi. (Lihat: Shahih Fiqih Sunnah, Abu Malik Kamal: I/378) Diriwayatkan dari Abu Sa'id al-Khudri Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata kepada Ibnu Abi Sha'sha'ah, "Aku lihat kamu sangat suka dengan kambing dan gurun. Jika kamu sedang mengembalakan kambingmu atau sedang berada di gurun, maka kumandangkanlah adzan dengan suara yang keras. Sebab tidaklah jin, manusia atau benda lainnya mendengarkan suara muadzin, kecuali mereka akan memberikan persaksiannya pada hari kiamat." Abu Said berkata, "Aku mendengarnya dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam." (HR. Al-Bukhari dan al-Nasa'i) Imam Abu Dawud dalam Sunannya menuliskan: "Bab Meninggikan (mengeraskan) suara saat adzan". Lalu beliau menyebutkan hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beliau bersabda: الْمُؤَذِّنُ يُغْفَرُ لَهُ مَدَى صَوْتِهِ وَيَشْهَدُ لَهُ كُلُّ رَطْبٍ وَيَابِسٍ وَشَاهِدُ الصَّلاَةِ يُكْتَبُ لَهُ خَمْسٌ وَعِشْرُونَ صَلاَةً وَيُكَفَّرُ عَنْهُ مَا بَيْنَهُمَا "Muadzin (orang yang mengumandangkan adzan) diberi ampunan untuknya sejauh suaranya dan akan disaksikan oleh semua benda yang basah dan yang kering. Satu orang yang mendatangi shalat maka dicatat untuknya dua puluh lima shalat dan diberi ampunan untuknya antara dua shalat." (Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami', no. 7744 dan Shahih wa Dhaif Sunan Abi Dawud, no. 515) Maksud "Muadzin (orang yang mengumandangkan adzan) diberi ampunan untuknya sejauh suaranya” adalah muadzin diberi ampunan dengan sempurna dengan jauhnya suara itu sampai. Makna lainnya, ini sebagai perumpamaan. Jika dosanya banyak dan mencapai sejauh suaranya itu, maka diberi ampunan untuknya dengan sebab itu. Ringkasnya, kerasnya suara akan terdengar oleh manusia. Setiap orang yang mendengar suara adzan lalu terpanggil oleh suara dan panggilan tersebut, maka muadzin tadi diberi ganjaran dan pahala serta diampuni dosanya dengan sebab itu. Maksud dari "dan akan disaksikan oleh semua benda yang basah dan yang kering", setiap benda basah dan kering yang suara adzan sampai kepadanya akan menjadi saksi untuk muadzin pada hari kiamat. Maksud "Satu orang yang mendatangi shalat maka dicatat untuknya dua puluh lima shalat dan diberi ampunan untuknya antara dua shalat," yakni: orang yang hadir shalat karena menyambut seruan ini maka muadzin diberi pahala besar. Baginya pahala 25 shalat dan ampunan antara dua shalat berikutnya dengan sebab shalat yang dikerjakan tadi. Sama-sama dimaklumi, muadzin adalah orang yang menghadiri shalat berjamaah, hadir di masjid, dan mendapatkan pahala shalat berjama'ah. Di tambah lagi dengan ampunan yang diperolehnya di antara dua shalat. Maka apa yang diperoleh oleh orang yang menyambut seruannya, maka ia pun mendapatkannya. Tapi ia mendapat tambahan karena menjadi sebab datangnya mereka ke masjid. . . .Mengeraskan adzan menjadi tuntutan. Karena tujuannya menyampaikan suara nida' (panggilan) kepada manusia. . . . . .Jika dilantunkan secara pelan dan mendayu-dayu tentu tujuan ini tidak terwujud. . . Kesimpulan Mengeraskan adzan menjadi tuntutan. Karena tujuannya menyampaikan suara nida' (panggilan) kepada manusia. Dan ini bisa terwujud dengan benar-benar mengeraskan suara sampai diyakini telah sampai kepada telinga umat. Jika dilantunkan secara pelan dan mendayu-dayu tentu tujuan ini tidak terwujud. Terlebih para ulama menyebutkan, adzan dengan sayup-sayup dan mendayu-dayu termasuk dari kesalahan dalam adzan. Syaikh Abu Malik Kamal dalam Shahih Fiqih Sunnah menyebutkan beberapa kesalahan dan amal bid'ah dalam azan. Pada urutan pertama disebutkan, "Melagukan dan meliuk-liukan suara secara berlebihan dalam adzan." (Shahih Fiqih Sunnah:

5 TIPS menghadapi cobaan

Jika kalian mendapatkan sebuah cobaan, mka hadapilah ia dgn 5 tips ini : (1) Tenang (2) Terima (3) Tafakkur (4) Tahajjud (5) Tawakkal insyaAlloh.. Alloh akan memberikan pertolonganNYA padamu setelah dirimu sabar, yakinlah bahwa disetiap kesulitan itu pasti ada kemudahan & jalan keluar itu selalu mengiri cobaan." LA TAHZAN INNALLOHA MA'ANA ".